OUTCOME 1
Capaian Implementasi Proyek IFNS 2030 NC-1

1. Mereduksi Gas Rumah Kaca

Target Indikator Realisasi
Mangrove: 410 ha
Terrestrial: 19.669,16 ha
Peatland: 140 ha
Area Penanaman Mangrove: 310 ha
Terrestrial: 12.809 ha
Gambut: 102 ha
Mangrove: 401.000 – 1.373.560 bibit(*)
Terrestrial: 3.937.038 – 5.813.685 bibit(*)
Peat: 10.000 – 19.320 bibit(*)
Jumlah Bibit Pohon Mangrove: 1.245.700 bibit
Terrestrial: 4.869.049 bibit
Gambut: 40.078 bibit
Potensi peningkatan stok karbon berkisar antara 19.000(**) (estimasi minimum) hingga 34.993(**) (maksimum) ton CO₂e (total ton CO₂e akan bervariasi di antara berbagai tegakan). Potensi Peningkatan Cadangan Karbon Kemajuan hingga Agustus 2025 telah meningkatkan stok karbon pada 13.221,01 hektar dan 6.154.827 bibit tanaman, setara dengan 33.382,25 ton CO₂e (langsung dari kegiatan penanaman).

Catatan :

(*)Target tersebut merupakan target ideal dengan penanaman berdasarkan Permen LHK No.23 Tahun 2021 dan Rancangan Teknis kegiatan RHL Implementing Partner
(**)Target capaian karbon apabila sesuai dengan Rancangan Teknis yang diajukan Implementing Partner (tonCO2)


No Implementing Partner Jenis Lahan Target Luasan Penanaman (Ha) Realisasi Penanaman (Ha) Realisasi Penanaman (%)
1 Ditjen PDASRH Terestrial
Mangrove
14.700
309
10.932,05
309
74,37%
100%
2 Yayasan Bambu Lingkungan Lestari (YBLL) Terestrial - Tanaman Bambu
Terestrial - Tanaman MPTS
2.400 270 11,25%
3 Ditjen PHL Terestrial 1.051 188,80 17,96%
3 Dishut Provinsi Kalimantan Selatan Terestrial 305 305 100%
4 DLHK Prov. Riau Gambut 36 28 77,78%
5 Yayasan Paradigma Mangrove
Gambut
100
100
-
70
0%
70%
6 Ditjen PSKL Terestrial 827,59 827,59 100%
7 TGC IPB Gambut 4 4 100%
8 Dishut Prov. Kalimantan Barat Terestrial 138 38 27,54%
9 BP2SDM (Pusluh)
BP2SDM (PGLHK)
Terestrial
Mangrove
Terestrial
18,42
1
74,2
18,42
1
74,15
100%
100%
100%
10 Dishut Prov. Sumatra Barat Terestrial 150 150 100%
11 BNGi Terestrial 5 5 100%
TOTAL 20.219,2 13.221,01 65,39%
Form Pengaduan